Perbedaan genetis tentang ketergantungan rokok

Dua penelitian tentang perokok telah memberikan hasil tentang ketergantungan terhadap rokok dihubungkan dengan gen. Penemuan ini dapat menghasilkan pengobatan yang lebih terarah untuk mengobati kecanduan.Kedua grup diteliti tentang keberadaan gen bernama CYP2A6 yang merupakan kode enzim yang banyak terdapat pada liver dan mengatur metabolisme nikotin di dalam tubuh. Riset sebelumnya menyebutkan bahwa orang-orang dengan bentuk tidak efektif dari gen ini akan jarang kecanduan terhadap rokok.

Para ahli berpikir bahwa efek nikotin lebih lama dirasakan oleh kelompok ini sehingga mencegah untuk sering merokok. Nikotin adalah bahan kimiawi yang paling bertanggung jawab terhadap kecanduan.

Orang-orang memiliki beberapa jenis gen CYP2A6, yang ‘kebanyakan variasinya terdapat pada orang-orang Asia’, kata Sharon Murphy dari Universitas Minnesota yang mempelajari metabolisme nikotin.

Pengobatan Nikotin

Peneliti di Tokyo mencoba membandingkan bagaimana beberapa bentuk gen mempengaruhi konsumsi rokok pada 200 orang Jepang berumur 50 tahun keatas yang merokok 20 batang (1 pak) atau lebih setiap harinya. Para peneliti menemukan bahwa sekitar 1/4 dari responden memiliki dua bentuk normal dari gen CYP2A6*1 dan mereka yang sangat kecanduan rokok ini mengkonsumsi dua pak setiap harinya.

Perokok yang memiliki dua gen CYP2A6*4, yang menghasilkan metabolisme nikotin yang lebih rendah, merokok paling sedikit. Penelitian juga menghasilkan detil tentang fungsi dari gen-gen lainnya – CYP2A6*7 dan CYP2A6*9 – yang mengurangi konsumsi rokok.

Penelitian lainnya telah menemukan bahwa variasi dari gen CYP2A6 dapat mempengaruhi cara pengobatan dengan menggunakan plester nikotin. Rachel Tyndale dari Universitas Toronto, Kanada, menemukan bahwa metabolisme lambat dari nikotin memiliki tingkat yang lebih tinggi pada darah dibandingkan yang memiliki metabolisme lebih cepat.

Penemuan ini memberikan hasil bahwa orang-orang dengan gen-gen untuk metabolisme nikotin lebih cepat mungkin membutuhkan lebih banyak bahan kimia ini mengobati kecanduan mereka.

“Jika Anda dapat menentukan siapa yang memiliki metabolisme nikotin yang cepat, Anda dapat mengobati mereka dengan lebih efektif”, kata Murphy. “Bahkan dua atau tiga plester lebih baik daripada merokok”.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: